The Locked Room Mystery

The Locked

Sebuah kejahatan yang mustahil untuk dilakukan. Itulah kira-kira definisi sederhana dari subgenre locked room mystery atau yang disebut dengan misteri di ruang tertutup. Subgenre yang satu ini yang paling banyak meninggalkan pertanyaan di benak para pembaca atau penontonnya: “bagaimana mungkin kejahatan ini dilakukan?” atau “bagaimana pelaku bisa keluar dari ruangan sementara tidak ada tanda-tanda kehadirannya di ruangan tersebut?”

Hampir semua kejahatan yang dilakukan dalam “locked room mystery” adalah pembunuhan. Seperti halnya cerita detektif fiksi klasik, para pembacanya disuguhkan dengan sebuah teka-teki dengan beberapa petunjuk, yang nantinya dapat membantu pembaca memecahkan misteri tersebut sebelum akhir cerita, walaupun banyak dari pembaca sempat terkecoh dengan hipotesanya masing-masing dalam memecahkan misteri ruangan tertutup tersebut. Pembaca kisah ini membutuhkan jawaban yang rasional melalui penyelidikan tokoh protagonis dalam serial ini dalam membongkar trik pembunuhan ruang tertutup.

Beberapa pengamat cerita misteri meyakini bahwa elemen cerita misteri ruang tertutup sudah ada dalam cerita-cerita kuno, seperti dalam kitab suci Perjanjian Lama tentang ‘Bel and The Dragon’ atau cerita kuno Herodotus dari abad ke-5 Sebelum Masehi. Namun sugenre ini dikenal luas bersamaan dengan lahir genre fiksi detektif yang terlahir melalui cerita “The Murder in the Rue Morgue” (1841) karangan Edgar Allan Poe. Dua wanita, ibu dan anak, ditemukan tewas terbunuh di dalam flat di kawasan Rue Morgue. Para polisi yang datang ke lokasi mendengar seseorang mengunci flat itu saat mereka tiba. Para polisi pun mendobrak pintu dan masuk dan tidak menemukan siapapun di ruangan tersebut, hanya mayat sang ibu yang lehernya tersayat pisau cukur dan sang anak yang ditemukan tewas dan dijejalkan di dalam cerobong asap. Jendela terkunci dan dipaku dari dalam dan tidak ada jalan keluar lainnya selain pintu yang didobrak polisi. Bagaimana orang itu atau sang pembunuh keluar dari ruangan?

Kisah ‘The Moonstone’ (1868) yang ditulis oleh Wilkie Collins juga menyuguhkan misteri ruang tertutup. Termasuk dalam novel Sherlock Holmes seperti ‘The Sign of The Four” dan ‘The Valley of Fear.” Salah satu cerita tipikal subgenre ini adalah kisah yang ditulis oleh penulis Perancis Gaston Leroux berjudul “Le Mystère de la Chambre Jaune (The Mystery of the Yellow Room)”. Kisah ini menampilkan seorang pemuda berusia 18 tahun yang berprofesi sebagai wartawan, Joseph Rouletabille. Ia terlibat dalam kasus dan akhirnya memecahkan kasus percobaan pembunuhan yang terjadi di sebuah kamar bewarna kuning. Kisah ini menjadi salah satu dari tiga ”locked room mystery” terbaik yang pernah dibuat.

Salah satu penulis yang paling banyak membuat cerita misteri ruang tertutup adalah John Dickson Carr, penulis era golden age asal Amerika yang dikenal sebagai ‘master of the locked room mystery.’ Melalui detektifnya Dr Gideon Fell, ia banyak menulis kisah tentang misteri ruang tertutup. Salah satu yang paling dikenal adalah “The Hollow Man” (1940) yang kemudian dilanjutkan dengan beberapa kisah lainnya seperti “The Crooked Hinge” (1988), “The Black Spectacles” (1939), “The Problem of the Wire Cage” (1939), “The Man Who Could Not Shudder” (1940), “The Case of the Constant Suicides” (1941), “Till Death Do Us Part” (1944), “He Who Whispers” (1946), “The Dead Man’s Knock” (1958), “In Spite of Thunder” (1960), “The House at Satan’s Elbow” (1965) dan lainnya.

Dalam novel “The Hollow Man”, Carr menceritakan tentang pembunuhan ruang tertutup yang terjadi di kamar Professor Charles Grimaud. Sebelum ditemukan tewas, saksi mata mengakui bahwa sang profesor terlihat menerima seorang tamu di kamarnya, seorang pria asing yang memakai topeng dan jas hujan panjang. Setelah kamar tersebut dikunci, sebuah suara tembakan terdengar. Para pembantu rumah tangga pun kemudian mendobrak pintu kamar sang profesor. Namun tidak terlihat lagi orang asing tersebut dan pistol yang digunakan untuk membunuh, sedangkan jendela kamar semuanya terkunci dan tertutup oleh salju tebal. Bagaimana sang pembunuh bisa keluar sementara tidak ada salju yang rusak dan jejak seseorang di jendela?

Bukan hanya cerita misteri di literatur saja yang memiliki unsur locked room mystery. Di cerita anak-anak seperti novel buatan Enid Blyton juga banyak menceritakan tentang kasus ruang tertutup yang dipecahkan oleh para detektif cilik ciptaannya tersebut.

Dalam beberapa komik atau pun novel grafis seperti “Secret Agent X9” (1934) karangan Dashiell Hammett, “Maze Agency” karangan Mike W. Barr, serta petualangan Rick Hochet juga banyak menampilkan unsur locked room mystery. Dalam komik Tintin berjudul “King Ottokar’s Sceptre” (1938–1939) juga menyajikan misteri ruang tertutup. Bedanya, kisah ini tidak menampilkan pembunuhan tapi pencurian tongkat Raja Ottokar yang hilang dari ruangan kerajaan dalam benteng yang dikelilingi parit besar dan dijaga dengan sangat ketat. Sedangkan untuk beberapa komik manga Jepang juga banyak yang menceritakan tentang kasus “pembunuhan mustahil” seperti dalam Detective Conan, Kindaichi’s Case Files, Q.E.D, dan Detective School Q.

Salah satu serial televisi yang banyak menampilkan kisah pembunuhan ruang tertutup adalah serial Jonathan Creek yang ditayangkan di BBC TV, seorang detektif amatir yang pekerjaan utamanya adalah sebagai perancang trik untuk seorang pesulap ternama. Setiap serial yang ditampilkan selalu menampilkan unsur “locked room mystery.”

Tidak hanya dalam dunia fiksi saja, dalam kasus kriminal yang terjadi didunia nyata juga banyak sekali ditemui kasus pembunuhan di ruangan tertutup. Salah satu contoh yang paling terkenal adalah kasus yang teradi pada Isidore Fink yang ditemukan tewas di dalam ruangan laundry pada bulan Maret 1929. Polisi yang tiba di TKP tidak bisa memasuki ruangan terkunci tersebut. Mereka akhirnya meminta bantuan seorang bocah laki-laki untuk masuk ke dalam ruangan melalui jendela kecil di atas pintu dan membuka pintu dari dalam. Sang korban ditemukan tewas dengan dua peluru. Satu peluru telah melukai tangan kirinya dan satu peluru lagi langsung menembus dadanya (yang membuatnya langsung tewas seketika). Terdapat luka bakar akibat tembakan di lengannya tersebut yang membuktikan bahwa korban ditembak dari jarak dekat dengan menempelkan moncong pistol di bagian yang ingin ditembakkan. Bila ini kasus bunuh diri, maka seharusnya ditemukan senjata di dalam ruangan tersebut. Sayangnya tidak ditemukan senjata apa pun di dalam ruangan. Polisi membuat dua asumsi atas peristiwa ini. Yang pertama kemungkinan pembunuh keluar melalui jendela kecil di atas pintu, tapi itu segera terbantahkan karena yang bisa keluar masuk dari jendela kecil tersebut hanya manusia seukuran anak kecil. Kemungkinan kedua adalah pembunuh menembak korban melalui jendela kecil tersebut dari luar. Namun hal ini juga terbantahkan mengingat ada luka bakar di tangan korban akibat api yang dikeluarkan oleh letusan pistol. Karena kalau ditembak dari arah jendela tersebut seharusnya tidak ada luka bakar dan serbuk mesiu di tubuh korban. Hal inilah yang membuat polisi New York kebingungan dan konon kabarnya kasus ini belum terpecahkan sampai sekarang.

Di bawah ini ada beberapa solusi mengenai misteri ruang tertutup.

Analysis of solutions for Locked Room Mystery

  • Accident.
  • Suicide.
  • Remote control – poison gas or impelled to do so with his own hands.
  • Mechanical and other devices.
  • Animal.
  • Outside the agency made to look like inside agency. E.g. dagger fired through window.
  • Victim killed earlier but made to appear alive later.
  • Presumed dead but not killed until later, e.g., by the first person to enter the room.
  • Victim wounded outside, dies inside.
  • Turning key, bolt, catch, etc, from outside with pliers, string, etc
  • Unhinging and rehinging door or window.
  • Taking out and replacing windowpane.
  • Acrobatic manoeuvre,
  • Door locked or wedged on outside. Key replaced or bolt thrown after re-entrance.
  • Door locked on outside. Key returned before re-entrance.
  • Other methods of gimmicking doors, windows etc.,
  • Secret passages, sliding panels, etc.,
  • Murderer still in room when entrance forced.
  • Alibi provided while murder committed in an apparently guarded area.
  • Other impersonation stunts

http://jot101ok.blogspot.co.id/2014/01/locked-room-murders-20-solutions.html

Advertisements

One thought on “The Locked Room Mystery

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s