Kisah Nero Wolfe “Might As Well Be Dead” Ditampilkan Dalam Bentuk Drama Teater.

1c

Kisah detektif tambun yang jarang keluar rumah, Nero Wolfe kembali diadaptasi dalam bentuk petunjukan teater. Kali ini, drama ini mengangkat judul “Might As Well Be Dead” yang diadaptasi dari novel berjudul serupa karya Rex Stout yang pernah dirilis 1956 silam. Teater yang mengambil lokasi di Park Square Theater, Saint Paul, Minnesota, Amerika ini telah berlangsung semenjak 16 Juni lalu sampai penampilan terakhirnya 30 Juli 2017 mendatang.

1d

Drama ini dibintangi oleh E.J. Subkoviak sebagai Nero Wolfe yang kembali berperan sebagai tokoh tersebut dalam versi teater setelah sebelumnya terlibat juga dalam “The Red Box” yang dipertontonkan pada 2014 lalu. Namun untuk pemeran tangan kanannya, Archie Goodwin, diperankan oleh Derek Dirlam yang menggantikan posisi Sam Pearson. Sedangkan Joseph Goodrich dan Peter Moore masih bertindak sebagai penulis dan sutradara. Penampilan drama ini tentunya telah mendapat ijin dari ahli waris Rex Stout.

“Might as Well Be Dead” bercerita tentang seorang bisnisman asal Nebraska, James Herrold yang sempat mendepak anak tunggalnya, Paul Herrold dari bisnis keluarga sebelas tahun yang lalu. Kini sang pengusaha itu datang ke Nero Wolfe untuk menemukan sang anak yang kabarnya telah pindah ke New York dan berganti nama. Sepertinya sang anak tidak ingin ditemukan. Apalagi ada nama serupa yang saat ini sedang didakwa atas sebuah kasus pembunuhan. Berbagai intrik penuh kebohongan dan rasa dengki mewarnai penyelidikan sehingga terbesit di benak Nero Wolfe dan Archie Goodwin bahwa mereka telah salah karena menerima kasus ini.

Nero Wolfe ada detektif swasta bertubuh tambun yang ditulis oleh Rex Stout dan pertama kali muncul di tahun 1934 silam. Nero Wolfe merupakan pelopor detektif era modern (disebut modern karena menggabungkan gaya tulisan dan tidak terpaku satu sub genre detektif) di Amerika yang menggabungkan gaya Holmesian klasik, golden age (1916 – 1930), dan hard-boiled (pulp fiction). Nero Wolfe dikenal sebagai tokoh detektif yang esentrik temperamental dan dikenal sebagai “the armchair detective” atau detektif yang menyelesaikan kasus tanpa perlu keluar rumah. Ia juga dikenal sebagai kolektor anggrek, kritikus makanan dan koki untuk bayaran tertentu. Ceritanya dinarasikan oleh Archie Goodwin, seorang detektif swasta muda yang menjadi ‘kaki’ untuk turun ke lapangan dan menyelidiki kasus yang kemudian melaporkan hasil penyelidikannya kepada Nero Wolfe untuk ditarik kesimpulan.

 

1e

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s